Kamis, 17 Juli 2014

PIDATO KITA "kejujuran"


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam silturrahmi dan sejahtera untuk kita semua.
Kepada Yth. Bapak/Ibu Guru, dewan juri serta teman-temaku yang berbahagia.
Pada kesempatan kali ini, perkenankanlah saya untuk menyampaikan sedikit uraian tentang kejujuran.

Bapak/ibu serta teman-teman yang saya hormati,
Saat ini bukan hanya krisis ekonomi yang melanda Indonesia tetapi krisis kejujuran. Kejujuran sudah sangat mahal harganya sehingga sudah jarang sekali kita menemukan orang yang jujur di sekitar kita. Terkadang, demi sesuatu yang kita inginkan, kita mencari jalan pintas untuk dengan cara berbohong. Diri kita sendiri misalnya, demi mencapai nilai yang bagus, kadang kita memberanikan diri mencontek, atau melakukan cara  apa saja yang dapat meluluskan kita, padahal kita tahu cara yang kita lakukan merupakan suatu ketidakjujuran.
Kejujuran, sama halnya kebenaran, sering kali terdesak oleh kuatnya ambisi kekuasaan dan pengaruh duniawi, namun kita harus yakini, bahwa kejujuran dan kebenaran itu tidak akan pernah dapat dimusnahkan dan pada akhirnya pasti akan menang.
Bapak/ibu serta teman-teman yang saya hormati,
Sebagai suatu tauladan bagi kita untuk berperilaku jujur. Ada sebuah cerita di zaman Kholifah Umar bin Khotob, ada seorang anak pengembala domba yang terkenal akan jujurannya, sang kholifah penasaran untuk mengetes kejujuran sang anak itu, lalu datanglah sang kholifah kepada anak tersebut dan bertanya, “Wahai anak kacil bolehkah aku beli 1 saja dari domba-dombamu dengan harga 3 kali lipat? Anak itu menjawab “maaf tuan, ini bukan domba-domba saya, saya disini hanya mengembala domba milik majikan saya”. Lalu Kholifah umar kembali bertanya : Bukankah domba gembalamu jumlahnya banyak ? jika kubeli satu saja majikanmu tidak akan tahu atau engkau katakan kalau dombamu mati dimakan srigalal? Betul sekali tuanku, majikanku tidak akan tahu, tapi Allah SWT pasti mengetahuinya Jawab anak tersebut membuat sang kholifah kemudian menangis bahagia.
Subhanallah, cerita di atas adalah contoh di mana kejujuran harus dilakukan di mana dan kepada siapapun. Karena sesungguhnya Allah SWT selalu mengetahui apa yang dilakukan manusia. Maka dari itu kita harus berlaku jujur, Di sekolah, di rumah, kepada yang orang tua, kepada guru, kepada teman dan juga kepada siapapun yang kita jumpai.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar